SMK
NEGERI 3 PONTIANAK
MENGEVALUASI
HASIL USAHA
Nama : Wuri Handayani
Kelas : XII AK 1
Email : wuriismyname@yahoo.com
PETA KONSEP
1.
Evaluasi Hasil Usaha
Evaluasi hasil usaha atau bisnis adalah suatu proses
penilaian terhadap kinerja kegiatan usaha atau bisnis yang meliputi analisis
dan penafsiran hasil usaha atau bisnis yang sudah dicapainya.
2.
Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio merupakan teknik atau alat pengukur
prestasi perusahaan dalam hal menentukan tingkat likuiditas, solvabilitas,
keefektifan operasi, serta derajat keuntungan perusahaan. Rasio menggambarkan
suatu hubungan atau perimbangan suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain
dan dengan menggunakan alat analisis.
3.
Likuiditas, Solvabilitas, Rentabilitas,
Aktivitas
a.
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk
memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
b.
Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk
membayar utang dalam jangka panjang.
c.
Rentabilitas adalah perbandingan antara laba
dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
d.
Aktivitas adalah rasio yang menggambarkan
kemampuan perusahaan dalam menggunakan asetnya dengan efisien.
4.
Laporan Perusahaan
Berikut hal-hal penting mengenai penyusunan laporan
perusahaan.
1.
Analisis Laporan Pelaksanaan Kegiatan Usaha
2.
Analisis Laporan Keuangan
5.
Pelaksanaan Kegiatan Usaha dan Analisis Laporan
Keuangan
a.
Pelaksanaan Kegiatan Usaha
Analisis pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan
disusun secara sistematis dan secermat mungkin, serta logis. Laporan
pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat komunikatif, jelas, dan mudah dipahami
oleh semua pihak. Agar menjadi komukatif, sebaiknya laporan pelaksanaan
kegiatan usaha disusun dalam bahasa yang lugas dan mudah dimengerti.
Pada dasarnya yang perlu dianalisis dalam pelaksanaan
kegiatan usaha, adalah sebagai berikut :
a.
Bidang kegiatan usaha
b.
Rugi/laba
c.
Bidang keuangan
d.
Bidang permodalan
e.
Bidang administrasi dan pembukuan
f.
Bidang ketenagakerjaan
g.
Bidang pemasaran
h.
Bidang organisasi
b.
Analisis Laporan Keuangan
Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau
penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan. Mengadakan
analisis laporan keuangan sangat penting utnuk mengetahui keadaan dan
perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Untuk lebih dapat
menggambarkan perubahan posisi keuangan dan sifat perkembangan perusahaan dari
waktu ke waktu, suatu perusahaan diharuskan membuat laporan keuangan paling
lama 2 tahun terakhir dari kegiatan usahanya.
6.
Rencana Pengembangan Usaha
Berikut hal-hal penting mengenai penyusunan rencana
pengembangan usaha.
Komunikasi
adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pernyataan dan informasi dari
seseorang atau badan usaha kepada orang atau badan usaha lainnya. Komunikasi
merupakan kunci utama keberhasilan di dalam bisnis dan memperbanyak relasi
bisnis. Komunikasi antarbadan usaha sangat penting dan perlu dilaksanakan
sebaik-baiknya.
Badan usaha lainnya adalah
pihak-pihak yang membantu perusahaan dalam kegiatan bisnis seperti bank,
asuransi, perusahaan angkutan, perusahaan advertensi, dan sebainya. Komunikasi
dengan badan lainnya dilakukan utnuk kegiatan yang berkaitan dengan bisnis
maupun dengan kegiatan sampingan lainnya yaitu bersifat relasi kerja.
Peningkatan
komunikasi antarbadan usaha dapat dilakukan secara formal maupun secara
nonformal. Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara formal antara lain
melalui :
a.
Seminar-seminar dalam bisnis.
b.
Penataran-penataran yang berhubungan dengan
bisnis.
c.
Pelatihan-pelatihan dalam bisnis.
Meningkatkan komunikasi antarbadan usaha secara
nonformal dilakukan dengan cara berikut.
a.
Obrolan bisnis pada waktu diadakan resepsi
pernikahan, perpisahan, penggantian pemimpin perusahaan, dan sebagainya.
b.
Adanya kekluargaan yang diteruskan dengan
pembicaraan bisnis.
c.
Negoisasi dalam bisnis.
Negoisasi
merupakan ujung tombak bagi keberhasilan dalam bisnis. Dengan adanya negoisasi
yang tepat dan penuh kreatif, berarti akan memperbanyak keuntungan perusahaan
hingga berjuta-juta rupiah. Beberapa taktik cara bernegoisasi yang perlu
dipelajari dan dikembangkan oleh para pengelola usaha adalah sebagai berikut.
a.
Memberi pilihan
b.
Lelang
c.
Menipu (faking)
d.
Kalah untuk menang
e.
Pura-pura tidak cocok
f.
“Ya atau Tidak”
g.
Pura-pura batal
h.
Kami yang terhebat
i.
Batas waktu
j.
Menambah ekstra
k.
Lambungkan bola rendah
l.
Membuka kartu lawan bisnis
m.
Lebih serius
n.
Pot besar
o.
Persediaan terbatas
p.
Uang tipuan
q.
Lihat saja catatan
r.
Bersabar
s.
Menggigit
sedikit demi sedikit
7.
Faktor Pendukung
Faktor-faktor pendukung kegiatan usaha dapat disebutkan
sebagai berikut.
a.
Faktor manusia
b.
Faktor keuangan
c.
Faktor permodalan
d.
Menurut sumbernya :
1)
Modal sendiri
2)
Modal asing (modal luar)
e.
Menurut lama penggunannya :
1)
Modal pasif jangka pendek
2)
Modal pasif jangka panjang
f.
Faktor organisasi
g.
Faktor perencanaan
h.
Faktor mengatur bisnis
i.
Faktor pajak dan asuransi
j.
Faktor
fasilitas pemerintah
k.
Catat bisnis, yang meliputi antara lain :
1)
Neraca
2)
Laporan rugi/laba
3)
Perubahan modal perusahaan
4)
Administrasi perusahaan
5)
Banyaknya karyawan perusahaan
6)
Pemasaran dan penjualan
7)
Para pesaing
8)
Mitra bisnis
9)
Para pelanggan dan konsumen potensial
10)
Pasar yang dituju
11)
Banyaknya produk dan persediaan
8.
Faktor Penghambat
Pada dasarnya faktor-faktor penghambat kegiatan bisnis
atau usaha adalah sebagai berikut.
a.
Kurangnya pengalaman di dalam usaha.
b.
Tidak tepat atau cocok memilih jenis usaha.
c.
Tidak adanya perencanaan usaha yang tepat.
d.
Keuangan atau permodalan usaha kurang sekali.
e.
Tidak adanya ketertarikan pada bidang usaha yang
sedang digelutinya.
f.
Tidak ada dukungan dari pemerintah daerah.
g.
Tidak mempunyai keahlian di dalam usaha.
h.
Tidak mempunyai semangat kewirausahaan.
i.
Tidak percaya kepada kemampuan diri sendiri.
9.
Rencana Usaha
USAHA JASA CUCI MOTOR DAN MOBIL
Nama
|
Banyak/Lama
Pakai
|
Harga
|
Modal Jangka
Panjang :
|
||
Kompresor
|
1
Buah/5 Tahun
|
Rp 1.750.000,-
|
Selang
|
5
Buah/2 Tahun
|
Rp 500.000,-
|
Lokasi Usaha
|
1
Buah/Tahun
|
Rp
12.000.000,-
|
Modal Jangka
Menengah :
|
||
Kain Lap
|
10
Buah/3 Bulan
|
Rp 150.000,-
|
Sabun/Sampo
|
2
Kg/Bulan
|
Rp 30.000,-
|
Silicon
|
1
Kg/Bulan
|
Rp 40.000,-
|
Gaji Bulan Pertama
|
5
Orang/Bulan
|
Rp 1.500.000,-
|
Modal Jangka Pendek
:
|
||
Bahan Bakar
|
2
Liter/Hari
|
Rp 30.000,-
|
Konsumsi
|
5x2
Kali/Hari
|
Rp 50.000,-
|
10.
Tujuan Usaha
a.
Mengurangi tingkat penggangguran
b.
Menciptakan lapangan kerja
c.
Membuka peluang usaha
d.
Menciptakan kendaraan yang bersih
11.
a. Apa
yang dimaksud dengan rentabilitas?
Rentabilitas adalah perbandingan
antara laba dengan aktiva atau modal yang mengahasilkan laba tersebut.
b. Apa yang
dimaksud dengan likuiditas?
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban keuangannya pada saat ditagih.
c. Sebutkan
faktor-faktor yang memengaruhi rentabilitas perusahaan!
a. Volume
Penjualan
b.
Efisiensi Penggunaan Biaya
c. Profit
Margin
d.
Struktur Modal Perusahaan
d. Apa yang
dimaksud dengan inventory turn over?
Inventory turn over (perputaraan persediaan) adalah
kemampuan perusahaan dalam menggunakan
persediaannya secara efisien.
e.
Apa maksud istilah “ berdiri di tempat” dalam
kewirausahaan?
Berdiri di tempat dalam kewirausahaan berarti bahwa
seorang wirausahawan tidak mencapai hasil yang maksimal dalam usahanya. Tidak
dapat meningkatkan usaha yang ia jalani.


